Tak lagi ku lihat ceria sang surya
Tak lagi ku sapa gemericik air sungai
Dan tak lagi ku dengar sayup-sayup melodi kehidupan yang harmonis dari pohon-pohon
Namun kini hanya terlihat
Hamparan tanah kering kerontang
Tanaman yang sekarat
Dan sinar sang surya diselubungi kabut tebal
Kabut tebal itu bukanlah awan yang membawa hujan
Melainkan awan yang membawa petaka
Begitulah kiranya keadaan hatiku
Yang amat sangat terluka
Yang sangat membutuhkan sentuhan hangat sang pendamping hidup
Yang amat merindukan belaian kasih sayang
Harapanku agar untuk sekejap saja merasakan asmara
Hilang tak berbekas
Akankah datang sang bidadari hati...
Yang senantiasa meredam segala emosi...
Emosi jiwa yang terkadang lepas tak terkendalikan
Aku memohon cukup sekali ini saja aku merasakan ini semua
Kini biarlah aku meratapi nestapa ini
Agar terendap semua laraku
Semoga saja...
1 comment:
Kaga ngarti m0 k0men apa!?
Yang pasti belum bisa ngalahin w.s.rendra
Post a Comment